Mirit, Kebumen – Kepala SMA Negeri 1 Mirit, Sugiyanto,
S.Pd., M.,Pd membuka kegiatan amaliyah Ramadhan yang digelar di SMA Negeri 1
Mirit. Kegiatan yang berkolaborasi dengan Kemenag Kabupaten Kebumen dan diikuti
oleh seluruh siswa-siswi ini berlangsung di halaman mushola sekolah pada Selasa,
(18/03/2025).
Kegiatan Amaliyah Ramadhan kali ini mengusung sebuah
tema “Spirit Ramadhan Menuju Indonesia Hebat dan Moderat”. Kegiatan ini dimulai setelah berakhirnya kegiatan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang
(PSAJ) kelas XII dan Asesmen Tengah Semester (ATS) kelas X-XI pada pukul 13.00
WIB. Kali ini, kegiatan Amaliyah Ramadhan mendatangkan dua pemateri yang luar
biasa, Bapak Kyai Najibuz Zuhad, S.HI dari Kemenag Kab. Kebumen dan Kyai
Ma’muri Santoso, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutan pembukaannya, Sugiyanto, S.Pd.,
M.Pd., menyampaikan perlunya terus bersyukur atas nikmat sehat yang masih diberiNya sehingga setiap kita wajib berikhtiar menjaga kesehatan jiwa, raga, dan
pikiran. Selain itu, dengan kesehatan yang kita miliki bisa kita gunakan untuk
mengamalkan berbagai kebaikan kepada orang lain di lingkungan sekitar kita.
Usai acara pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan
Alquran dan sari tilawah. Setelahnya adalah penyampaian materi pertama seputar bimbingan
ibadah solat, zakat, dan puasa oleh Kyai Najibuz Zuhad, S.HI. “Manfaatkanlah
potensi yang kita miliki untuk memajukan bangsa dan negara. Kelak ketika kita
sudah tiada, maka akan tetap ada kebaikan kita yang masih bisa dirasakan manfaatnya,
dan itu merupakan amalan yang barokah. Potensi yang kita miliki salah satunya
adalah ilmu. Ilmu tanpa disertai dengan riyadhoh, maka ilmu itu akan cenderung
berhenti atau tidak berkembang. Dan riyadhoh paling ampuh di dunia adalah solat
berjamaah”, ungkapnya. Tak lupa ia juga menambahkan tentang zakat, “Kita
sebagai seorang muslim wajib mengeluarkan zakat, utamanya di bulan Ramadhan ini
menjelang Idul Fitri wajib mengeluarkan zakat fitrah. Zakat itu sendiri sama
seperti buang kotoran. Setiap manusia makan, pasti nantinya akan ada kotoran
yang dikeluarkan lewat BAB maupun BAK. Seperti yang kita ketahui bahwa salah
satu fungsi zakat adalah membersihkan seseorang secara psikis. Ibarat fisik,
psikis juga perlu dibersihkan dari berbagai macam kotoran-kotoran duniawi, cara
membersihkan kotoran-kotoran tersebut adalah dengan berzakat”, tambahnya. Sebagai
penutup, Najibuz Zuhad menekankan bahwa saat bulan Ramadhan, kita seharusnya
membesarkan sifat-sifat malaikat, dan mengecilkan sifat-sifat hewani maupun
setan.
Kemudian sesi ke dua, materi dilanjutkan oleh Kyai Ma’muri Santoso, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan tentang ibadah puasa dapat membentuk karakter unggul generasi Z. Bagaimana tidak, karena dengan berpuasa maka akan melatih sikap sabar, disiplin, kejujuran, akhlakul karimah, serta sehat jasmani dan rohani. Sikap-sikap unggul itulah yang dibutuhkan generasi Z sekarang untuk menuju Indonesia hebat dan Moderat. Sebelum sesi penutupan, beberapa siswa-siswi bertanya seputar materi yang disampaikan oleh para Kyai. Walaupun dilakukan di siang hari dan dalam keadaan berpuasa, tetapi siswa-siswi SMA Negeri 1 Mirit cukup bersemangat dan konsentrasi saat menyimak penyampaian dari pemateri. Para Kyai juga menyelingi dengan humor dan candaan sehingga suasana Amaliyah Ramadhan yang terlaksana di jam-jam rawan puasa tidak membuat anak mengantuk dan bosan.
-AR-